Berita FLOBAKARYA
BEKALI WBP DENGAN KETERAMPILAN, LAPAS PEREMPUAN KUPANG RESMI BUKA KEGIATAN PELATIHAN
08 Sep 2026 09:00 - Super Admin FLOBAKARYAKupang, INFO_PAS - Upaya mempersiapkan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) agar memiliki bekal keterampilan dan mampu hidup mandiri terus dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Kupang. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembukaan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan bagi WBP yang berlangsung di Aula Lapas Perempuan Kupang, bekerja sama dengan Satuan Pelayanan PVP Kupang, Victory Cookies Kupang, dan Rumah Produksi Tenun Ina Ndao. Selasa (08/09/2026).
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Kupang, Dewi Andriani, yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersedia menjadi mitra dalam pelaksanaan pelatihan. Ia menilai kolaborasi dengan pihak eksternal menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan pembinaan, khususnya agar keterampilan yang diberikan kepada WBP tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan dan peluang di dunia kerja maupun dunia usaha. Dewi turut menyampaikan penghargaan kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur beserta jajaran atas dukungan terhadap pelaksanaan pembinaan di Lapas Perempuan Kupang.
"Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh mitra yang telah mendukung pelatihan ini. Saya berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh semangat. Jadikan pelatihan ini sebagai kesempatan untuk belajar, mengasah kemampuan, dan mempersiapkan diri untuk kehidupan yang lebih baik setelah selesai menjalani masa pidana. Manfaatkan setiap pengetahuan yang diperoleh agar dapat menjadi bekal untuk membuka peluang usaha, memperoleh pekerjaan, maupun mengembangkan usaha secara mandiri," ujar Dewi.
Pimpinan Victory Cookies Kupang, Lusia Mandala, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalin kerja sama dengan Lapas Perempuan Kupang selama beberapa tahun dan berkomitmen memberikan pelatihan secara maksimal. Ia berharap para WBP dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya melalui praktik dan pembelajaran secara langsung. Lusia juga melihat adanya minat yang besar dari WBP terhadap kegiatan pelatihan dan berharap keterampilan yang diperoleh dapat membantu meningkatkan kondisi ekonomi, mendukung keluarga, serta menjadi aktivitas positif setelah kembali ke masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur, Decky Nurmansyah, mengajak seluruh peserta untuk mensyukuri kesempatan yang diberikan untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para mitra strategis yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, seraya menekankan pentingnya kolaborasi antara petugas, masyarakat, dan WBP dalam mewujudkan keberhasilan pembinaan.
"Jangan melihat kegiatan ini hanya sebagai kegiatan untuk mengisi waktu, tetapi ikuti dengan hati dan niat untuk menjadi lebih baik. Manfaatkan kesempatan ini untuk menggali ilmu dari para stakeholder yang hadir. Kami juga siap mendukung agar hasil karya WBP dapat berkembang, mulai dari skala rumah tangga hingga skala yang lebih besar, termasuk membantu memasarkan hasil produksi WBP," ungkap Decky.
Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Kakanwil Ditjenpas NTT, Decky Nurmansyah, yang dilanjutkan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Kupang, Dewi Andriani, dan Pimpinan Victory Cookies Kupang, Lusia Mandala, dengan disaksikan oleh Kakanwil Ditjenpas NTT. Kegiatan turut dihadiri Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas NTT, Ratri Handoyo Eka Saputro, Koordinator Satuan Pelayanan PVP Kupang, Wilfrianus Sabon Tawa, Pimpinan Rumah Produksi Tenun Ina Ndao, Dorce Lussi, pejabat struktural Lapas Perempuan Kupang, serta para WBP peserta pelatihan.
Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan ini menjadi wujud komitmen Lapas Perempuan Kelas IIB Kupang dalam memperkuat pembinaan dan meningkatkan kemandirian WBP melalui keterampilan yang produktif dan bernilai guna. Kegiatan tersebut sejalan dengan 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, khususnya dalam penguatan pembinaan dan peningkatan kemandirian WBP. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, Lapas Perempuan Kupang terus mendorong WBP untuk menjadi pribadi yang terampil, produktif, dan siap membangun kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat.
Kontributor: Humas Lapas Perempuan Kupang